LPSDM Salurkan Bantuan CVA untuk Penyintas Banjir dalam Program Early Recovery Kabupaten Dompu

Lpsdmitra

Penukaran Voucher CVA
Penukaran Voucher CVA

Dompu, Januari 2026 — Lembaga Pengembangan Sumber Daya Mitra (LPSDM) terus memperkuat upaya respon banjir Kabupaten Dompu melalui pelaksanaan Program Early Recovery Kabupaten Dompu. Salah satu kegiatan utama dalam program ini adalah penyaluran bantuan Cash Voucher Assistance (CVA) bagi masyarakat terdampak banjir di tiga desa, yakni Desa Wawonduru (Kecamatan Woja), serta Desa Tolokalo dan Desa Songgajah (Kecamatan Kempo).

Program ini didukung oleh Caritas Germany melalui konsorsium ToGETHER, sebagai bagian dari upaya pemulihan awal pascabencana yang berfokus pada pemenuhan kebutuhan dasar masyarakat terdampak.

Pendataan dan Uji Publik untuk Menjamin Akurasi

Sebelum penyaluran bantuan, LPSDM melakukan pendataan penerima manfaat di tiga desa terdampak banjir. Proses pendataan ini menjangkau 728 responden, yang terdiri dari 347 responden di Desa Wawonduru, 307 responden di Desa Tolokalo, dan 74 responden di Desa Songgajah.

Untuk memastikan akurasi dan transparansi data, LPSDM melaksanakan uji publik di masing-masing desa. Kegiatan ini melibatkan pemerintah desa, tokoh masyarakat, enumerator, pihak kecamatan, serta Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD). Melalui mekanisme usul dan sanggah, jumlah data penerima meningkat menjadi 755 orang.

BACA JUGA : https://www.lpsdmitra.com/2025/02/10/menguatkan-kepedulian-publik-terhadap-dampak-tambang-ilegal/

Penetapan Penerima Manfaat Berbasis Kriteria Kerentanan

Dari total responden tersebut, LPSDM menetapkan sekitar 600 orang (82%) sebagai penerima manfaat CVA. Penetapan ini berdasarkan proses scoring dan ranking berdasarkan kriteria kerentanan yang telah disepakati sebelumnya, antara lain tingkat kerusakan akibat banjir, kondisi rumah, kehilangan pendapatan dan aset, keberadaan hutang untuk kebutuhan dasar, serta kondisi keluarga dan kelompok rentan.

Hasil akhir penetapan penerima manfaat CVA adalah 295 orang di Desa Wawonduru, 243 orang di Desa Tolokalo, dan 62 orang di Desa Songgajah. Setiap penerima memperoleh voucher senilai Rp359.300, untuk pemenuhan kebutuhan dasar sektor pangan (food) dan kebersihan (wash) selama dua hari masa pemulihan awal.

Proses Distribusi Berjalan Tertib

Distribusi CVA dilaksanakan pada 16–19 Januari 2026. Penukaran voucher dilakukan melalui mitra toko lokal di masing-masing desa, dengan pengaturan jadwal yang disesuaikan oleh enumerator desa untuk menjaga ketertiban dan kelancaran proses.

Secara umum, proses penukaran voucher berjalan tertib dan terkoordinasi, dengan dukungan aktif dari pemerintah desa, pemilik toko, serta tim lapangan LPSDM. Keterlibatan toko lokal juga sebagai langkah agar dapat mendorong perputaran ekonomi di tingkat desa selama masa pemulihan pascabencana.

Tonton Video Program Anticipatory Humanitarian Action : https://youtu.be/-fU3v334EAY?si=ChDCf8glNwgv7O9v

Tantangan Teknis sebagai Pembelajaran

Dalam pelaksanaannya, terdapat beberapa tantangan teknis di lapangan, terutama terkait pemahaman mekanisme voucher, penyesuaian harga dan stok barang, serta pengaturan waktu penukaran oleh penerima manfaat. Tantangan-tantangan ini menjadi bahan evaluasi internal bagi LPSDM untuk meningkatkan efektivitas dan kualitas pelaksanaan CVA di masa mendatang.

Komitmen untuk Pemulihan Berbasis Martabat

Melalui Program Early Recovery Kabupaten Dompu, LPSDM menegaskan komitmennya untuk mendukung pemulihan masyarakat terdampak bencana secara bermartabat, transparan, dan partisipatif. Pendekatan CVA memberikan ruang bagi masyarakat untuk menentukan sendiri kebutuhan dasarnya, sekaligus memperkuat ekonomi lokal pascabencana

Also Read

Bagikan:

Tinggalkan komentar